HARI INI AKU MELANGKAH
KEMARIN AKU TERTIDUR
HARI INI AKU TERTAWA
KEMARIN AKU MENANGIS
HARI INI AKU BERCANDA
KEMARIN AKU MURUNG
HARI INI AKU BAHAGIA
KEMARIN AKU SEDIH
Seuntai Cinta untuk yang membuat hariku lebih baik,
Seutas kata untuk yang membuat aku merasa hidup,
Ibu,
Kau selalu tersenyum dikala keadaan semakin sulit
Kau selalu menguatkan aku dikala aku terjepit
Karena mu aku bisa melangkah
Ibu,
Ketika aku tergores relung luka, kau datang sebagai penyembuhnya
Ketika aku terjatuh digelapan, kau datang sebgai penolong pembawa keterangan
Ketika aku terkulai menangis, kau datang menjadi sapu tanganku
Sehingga hari ini aku bisa tertawa
Ibu,
Aku muak dengan dunia ini,
Aku kesal dengan diriku yang selalu menjadi pesimis, hingga aku menangis histeris
Aku selalu berusaha menjadi secercah sinar untuk sang penggelap
Tapi aku tak bisa ibu,
Aku tak mampu,
Tapi ibu,
Seraut lesung pipimu terlihat karena ukiran senyummu,
Membuatku menjadi seorang yang Tegar
Sehingga hari ini akupun bisa tersenyum
Ibu,
Hari ini aku telah dewasa
Banyak kejadian hidup yang kulalui
Banyak hal-hal yang tak ku mengerti
Tapi ibu,
Kau tak pernah lelah mengajariku,
Kau tak pernah bosan mengingatkan ku
Sehingga akupun menjadi orang yang bahagia.
Ibu,
Kau mengajariku aku hidup
Sehingga aku bisa Melangkah, Tertawa, Tersenyum, dan menjadi Bahagia.
“TERIMA KASIH IBU”
Tapi ibu,
Aku tak mampu membayar semuanya
Aku tak bisa menggantikan semua itu ibu
Rasa sakitmu melahirkan aku,
Keringatmu membesarkan aku,
Tangisanmu karena kenakalanku,
Lelahmu karena mengurusku,
Letihmu karena menjagaku,
Tak bisa ibu,
Tak mampu aku membayar semua itu,
Walaupun aku memberikanmu berlian setinggi gunung dan seluas samudra
Tidak ibu,
Itu tidak akan bisa membayar semuanya ibu,
Tidak ibu,
Tidak,,,
Tapi ibu,
Do’akanlah aku menjadi anak yang sholeh,
Restui aku untuk mengobarkan panji kebeneran
Karena Syurgalah yang pantas untuk ibu sepertimu,
Terima Kasih,
Terima Kasih,
Terima Kasih Ibu.
Aninditya. S
Bekasi, 20 Desember 2007
Untuk mamahku tercinta
I LOVE U MOM…..^_^