WAHAI BUNGA REVOLUSI
CINTAMU TAK AKAN MATI
SAMPAI MATAHARI TERBIT NANTI
SEHINGGA CINTA DATANG DIHATI
WAHAI BUNGA REVOLUSI
CINTAMU AKAN ABADI
SEIRING BERJALANYA SUARA HATI
AKAN KEPASTIAN JATI DIRI
OH,,,BUNGA REVOLUSI
KAU AKAN SELALU TERPATRI
DIDALAM DIRI
CINTAMU SESEJUK OMBAK
SETEGAK BATU KARANG
BUNGA REVOLUSI
ADUHAI BUNGA-BUNGA REVOLUSI
KAU PEMBANGKIT JIWA RAGA
PARA
PENGGERAK DA’WAH
YANG KEHAUSAN SETITIK KESEJUKAN
YANG KELAPARAN SESUAP ILMU
BUNGA-BUNGA REVOLUSI
KAU SERING BERHAMBURAN DIJALAN
KAU SERING KEPANASAN DIHAMPARAN
KAU SERING TERCEMOOHKAN OLEH
PARA
KAUM YANG JALANG
TAPI LANGKAHMU TAK PERNAH BERHENTI
LANGKAHMU TAK PERNAH MATI
WANITA
KAULAH BUNGA REVOLUSI
Desember 16, 2007 pukul 5:51 am
hehehehe nindy puisinya bagus
Desember 17, 2007 pukul 3:40 am
Terlalu banyak Bunga Revolusi yang sudah mengalirkan tinta merah, terlalu banyak Bunga Revolusi yang membuat anak-anak menjadi yatim, dan terlalu banyak Bunga Revolusi ibu-ibu menjadi janda. Yang kita butuhkan hanya perubahan dari dasar hati dan menurut aturan Illahi serta sunnah dari Kekasih – Nya. Bunga Revolusi itu lebih baik ditanam dalam jiwa dan pribadi masing-masing dengan pupuk dari orang tua dan para guru-guru kita yang telah memberikan ilmunya dengan keikhlasan. Kawan Bunga Revolusi itu sangatlah terlalu mahal jika kita tidak memaknainya dengan benar. Garda Marine…Cibinong mother city of bogor
Desember 27, 2007 pukul 2:10 am
Aslkm mbak..
Nuwun sewu…
perkenalken.. kulo edy mulyanto.sekarang lagi kuliah dan sedang skripsi di teknik geologi Ngayogyokarto.
kulo nuwun sewu sebelumnya mbak.untuk mencopy dan menaruhnya di blog saya.
terima kasih mbak.
pareng..
Desember 27, 2007 pukul 2:13 am
oia.. alasannya karena bagus..
saya juga minta puisi ibunya ya..
mau ta’ kirimkan buat ibu saya di seberang pulau sana.sebentar lagi mau merayakan hari lahirnya.
maternuwun..
Januari 14, 2008 pukul 2:27 pm
Bunga revolusi tidak hanya mereka yang mengalirkan tinta merah. Mereka yang berjuang untuk Yang paling dicintai. Demi sebuah cita-cita. Mereka adalah para pejuang yang pantas disebut Bunga-bunga Revolusi.
Salam Revolusi !
-Revolusi Tanpa Kekerasan-
Februari 3, 2008 pukul 10:25 am
he he hue…
ku ingin petik bunga revolusi
menjauhkannya dari genangan banjir
yang akhir-akhir ini sering singgah di tanah air
ku ingin petik bunga revolusi
ku ajak berserak di pelataran pagan
menaruh paku-paku runcing
ku ingin petik bunga revolusi
kutanam kembali di taman merenjana
menumbuhkan tunas-tunas baru yang menyeruak
semarak menabrak otak-otak bengak
ku ingin petik bunga revolusi
kutanam kembali ditaman yang di buru syeikh yassin,
basayev di tunguska….
Juni 24, 2008 pukul 2:50 pm
ana dukung perjuangan anti!
ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!
by. ketapel gaza
siperindu syahid!